Apakah kamu suka jahe? Jahe. Akar pedas ini dapat menambah rasa pedas pada hampir semua masakan; baik digunakan dalam sup, salad, atau di atas panggangan. Saya, sebagai satu orang, dibesarkan dengan cinta jahe dan bukan hanya karena saya memainkan Chutes & Ladders. Sejauh ini, semuanya baik-baik saja — tapi bagaimana jika kamu memiliki lebih banyak jahe daripada yang bisa kamu gunakan sebelum tanggal kedaluwarsa? Salah satunya adalah dengan membekukannya! Salah satu cara favorit saya untuk menyimpannya dengan aman selama periode panjang adalah dengan membekukan jahe segar. Bekukan jahe dan kamu akan memiliki stoknya kapan pun kamu ingin memasak atau menyiapkan minuman. Dan, berikut adalah beberapa cara sederhana untuk membuat jahe bertahan selama berbulan-bulan saat membekuskannya.
Berita baiknya adalah, menjaga jahe tetap segar lebih lama dari yang Anda kira sangatlah mudah. Menyimpan jahe di freezer mungkin menjadi salah satu cara terbaik untuk menjaga jahe di dapur Anda. Kebijakan privasi Jika disimpan di kulkas, jahe bisa bertahan selama beberapa minggu, sementara pembekuan membantu menjaganya hingga enam bulan atau bahkan lebih lama! Metode luar biasa lain untuk menjaga jahe tetap segar dan beraroma adalah dengan menggunakan freezer! Ini juga membuatnya tersedia sepanjang musim, namun Anda bisa mengonsumsinya sepanjang tahun!
Sangat mudah untuk membekukan jahe segar! Jika Anda hanya mengikuti petunjuk ini, masalah Anda akan teratasi. Mulailah dengan mencuci jahe di bawah air dingin. Ini bisa sangat membantu dalam membersihkan kotoran yang mungkin ada. Keringkan dengan baik setelah mencuci menggunakan handuk kertas. Anda dapat memilih untuk mengupas jahe, tetapi itu tidak wajib. Beberapa orang lebih suka meninggalkan kulitnya karena menambah rasa yang luar biasa! Langkah berikutnya, potong jahe menjadi potongan kecil seperti irisan atau dadu. Ini akan memudahkan penggunaannya nanti.

Akhirnya, letakkan potongan-potongannya dalam satu lapisan di atas loyang. Pastikan jangan menumpuknya satu di atas yang lain. Perhatikan bahwa udang tidak boleh saling bersentuhan agar tidak membeku menjadi blok tergabung, yang akan membuatnya sulit digunakan nanti. Pastikan irisan jahe dibungkus dengan plastik menghadap ke arah beku. Kemudian dinginkan loyang di kulkas selama 30 menit hingga satu jam. Ini menjaga jahe agar tidak menggumpal saat dibekukan. Setelah sepenuhnya beku, Anda bisa mengeluarkannya dan memasukkannya ke dalam wadah atau kantong plastik. Jahe beku akan mengalami pembusukan freezer jika udara masuk ke dalamnya, jadi pastikan rapat menggunakan kantong atau wadah. Dan selesai sudah; cara membekukan jahe!

Dan sekarang kamu bisa membekukan jahe yang dapat digunakan kapan pun kamu butuhkan! Gunakan potongan jahe beku untuk tumis, sup, bahkan dihaluskan untuk menambah rasa segar ke dalam teh pagimu. Kamu bisa menggerus jahe beku atau memotongnya menjadi bagian yang lebih kecil dengan pengolah makanan. Gunakan beberapa irisan jahe beku dalam air panas, biarkan sedikit diseduh... dan nikmati secangkir teh hangat! Menyimpan jahe di freezer adalah salah satu bahan hebat yang bisa kamu keluarkan kapan pun kamu ingin menambahkan rasa ekstra pada masakanmu atau minumanmu!

Membekukan jahe segar adalah penghemat waktu dan uang yang besar. Tidak lagi kamu harus membeli jahe, cukup ambil satu atau dua kubus beku saat kamu membutuhkannya. Terutama sangat praktis ketika waktu terburu-buru atau ketika kamu ingin makanan yang lezat. Saya juga suka membeli jahe dalam jumlah besar ketika diskon untuk membekukan sisa-sisanya, jadi itu membantu juga. Ini akan membantu mengurangi pemborosan jahe dan juga menghemat uang.